Saturday, December 25, 2010

Just want to say that..





This shoes is absolutely gorgeous.
And merry christmas for everyone who celebrate it!! :)

Pic from : Dr. Martens Airwair Singapore

Tuesday, December 21, 2010

Mereka yang saya panggil teman


Senang bisa mengenal kalian semua.
Senang bisa bekerja sama dengan kalian.
Senang bisa tertawa dan menangis bersama kalian.
Senang pernah menempuh semuanya di atas nama kebersamaan dengan kalian.

Sekali teman tetaplah teman.
Sekali saudara tetaplah saudara.
Ciao!

Wednesday, December 15, 2010

This is what i always feel when the night comes

Bawakanku pelangi, warnai aku.

Bawakanku mentari, tenangkan aku.

Bawakanku segelas kopi hangat, aku ingin mengobrol tentang masamu dan masaku.

Bawa aku pulang, aku rindu nyaman malam ini.

Sunday, December 12, 2010

Hermione oh Hermione

Saya suka melihat sesuatu yang, pada dasarnya, tidak bisa saya miliki. Selalu ada suatu sensasi tersendiri setiap kali saya melakukannya, don't you feel it too?

Saya bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer untuk browsing di internet tentang segala sesuatu yang indah dalam dunia tak tersentuh bernama high fashion. Dalam mimpi pun saya tak akan berani berpikir untuk bisa memiliki barang-barang itu. Sayangnya, berat rasanya untuk tak mengakui betapa mereka sangat menarik. Dan semakin saya sadar bahwa saya tidak mungkin memilikinya, apalagi memakainya karena banyak juga yang saya sukai adalah yang tidak normal untuk dipakai dalam kehidupan sehari-hari, justru saya semakin bersemangat memandangi mereka di layar komputer. Am i freak? Hahaha

Saya juga bisa dengan tidak tahu malunya masuk ke toko-toko penjual barang mahal yang tidak akan mampu saya beli, sekedar berkeliling dan melihat-lihat. Mencobanya saja saya tak pernah, tentu saja, mana berani mencoba saat saya yakin tidak akan bisa memilikinya?

Puncak dari semuanya terjadi saat siang tadi saya ke bioskop menonton film Harry Potter (ah ya saya baru menontonnya hari ini, totally not up to date huh?). Di atas semua yang terjadi dalam film itu, yang paling menarik perhatian saya adalah kostum yang dipakai Hermione!! Well, sebenarnya ini bukan sepenuhnya kesalahan saya, karena baik Hermione, Harry maupun Ron sangat sering berganti kostum di sepanjang film. Adakah yang memperhatikan? Saat mereka melakukan perjalanan melewati hutan dan bahkan mungkin tidak sempat mandi, mereka tetap rajin berganti kostum, dan tak pernah kusut, dan kostumnya sangat sangat sangat bagus. Rangkaian film Harry Potter tidak pernah "seindah" ini. Saya tertarik dengan semua pakaian yang dikenakan Hermione, they're all amazing. I want to steal them all, seriously.

Rasanya saya semakin freak.

Saturday, December 11, 2010

Mother Father-Daughter

Senin siang, tanggal 6 Desember 2010, Mama saya tiba-tiba menghubungi dan bilang kalo beliau, dan Papa, sedang berada di Jakarta dan dalam 2 atau 3 jam lagi akan sampai di Bandung untuk mengunjungi saya. Datang secara tiba-tiba ke Bandung memang hal yang cukup sering dilakukan oleh kedua orang tua saya, jadi saya tidak bertanya-tanya. Saya juga tidak bertanya-tanya sedang apa mereka berdua di Jakarta di hari kerja seperti ini, karena saya sudah berasumsi mereka di Jakarta untuk kondangan, dimana hal ini juga sudah sering mereka lakukan.
Sampai sini saya sudah tidak mengetahui 2 hal : Saya tidak tahu kalau orang tua saya ke Jakarta, dan saya tidak tahu kalau hari itu mereka akan datang ke Bandung.

Sesampainya di Bandung, baru saya tahu kalau ternyata mereka ke Jakarta karena Mama saya sakit dan selama seminggu diopname di rumah sakit. Seminggu, dari hari Minggu tanggal 28 November 2010.
Sampai sini sudah bertambah 1 hal yang tidak saya ketahui : Ternyata Mama saya sakit.

Orang tua saya bilang, mereka sengaja tidak memberitahu saya karena saya sedang dalam masa UAS. Jadi, semua orang di keluarga besar saya tahu, banyak yang datang menjenguk ke Jakarta, dan tidak ada satupun yang buka mulut untuk memberitahu saya. Ibu siapa sih beliau? Seingat saya beliau masih Ibu saya, tapi saya bahkan tidak tahu beliau sakit sementara saudara-saudara saya tahu semuanya. Kakak saya tahu, tante-tante saya tahu, om-om saya tahu, bahkan sepupu-sepupu saya tahu.
Jadi bertambah lagi ketidaktahuan saya : Ternyata keluarga saya pintar menyembunyikan sesuatu.

Apa lagi yang saya tidak tahu?
Apa lagi yang kita tutup-tutupi selama ini?
Hai, keluarga?

Tapi karena semua ini, saya tahu beberapa hal.
Pertama, saya tahu dan semakin sadar bahwa Mama saya sudah tua sekarang, dan bertambah tua di setiap harinya. Semakin tua umur seseorang, kesehatannya tentu juga akan semakin menurun. Beliau lahir tahun 1950. Saya lahir tahun 1989, hitung umur berapa beliau melahirkan saya. Dari saat saya lahir saja beliau sudah cukup tua, apalagi 20 tahun setelahnya.
Kedua,saya tahu dan semakin sadar betapa mereka sangat peduli pada saya (atau pada pendidikan saya?) sampai-sampai tidak memberitahukan kalau Mama sakit.
Ketiga, saya tahu dan semakin sadar bahwa saya bukanlah seorang anak yang akan dengan rajinnya setiap hari menelepon atau mengirimkan sms untuk menanyakan kabar kedua orang tua saya. Bahkan saya hampir tidak pernah menghubungi mereka lebih dulu. Tapi, saya peduli. Sungguh. Saya sayang kalian, dan ingin kalian diberkahi umur panjang dalam kesehatan, meskipun saya tak mengatakannya secara langsung.

Jadi tolong, jangan buat saya cemas. Dan jangan jadikan saya orang terakhir yang mengetahui keadaan kalian. Karena walaupun tidak bertanya secara langsung, bukan berarti saya tidak peduli. Semoga kalian merasakannya.

Thursday, December 9, 2010

Kaca itu diciptakan untuk bisa dipecahkan, kawan!

Tak pernah ada orang yang terlahir dengan benar-benar merdeka.
Kita semua hidup di dalam dinding kaca, sebuah pembatas yang nyaris tak terlihat.
Tapi dinding itu ada, sungguh.
Di balik dinding itu kehidupan orang lain berjalan.
Rasanya memang fungsi si dinding kaca adalah untuk membatasi kehidupan kita dengan kehidupan orang lain.
Karena kita tak bisa (atau tak boleh?) begitu saja masuk ke dalam kehidupan seseorang, dimana belum tentu orang tersebut bisa menerima kita, menyukai kita, atau sekedar memandang kita.

Maka bicaralah, dan pecahkan dinding kaca.
Ketuk pintunya, sampaikan salam pada penghuni di seberang sana.
Kalau kau beruntung, mungkin dia akan memberikan senyuman hangat.
Lalu mengajakmu duduk bersama dengan segelas kopi panas di tangan.
Lalu setelahnya kau bisa kembali pulang, ke dalam dinding kacamu.
Mungkin esok kau akan kembali.
Bicara, dan memecahkan dinding kaca sekali lagi.

Selamat datang di kehidupan (yang tak akan pernah bisa sepenuhnya merdeka), kawan!

Tuesday, December 7, 2010

SUPER

Sebelumnya, saya memiliki sebuah boneka beruang SUPER BESAR bernama Caca. Tahu kan tipikal boneka beruang yang sering ada di toko boneka? Caca adalah salah satu dari boneka beruang itu, warnanya biru muda. Dengan ukurannya yang super besar itu ia menjadi sebuah boneka yang sangat menyenangkan untuk dipeluk, sangat nyaman untuk dijadikan guling, dan bahkan sangat pas untuk dijadikan bantal. Pada intinya, Caca adalah teman tidur yang menyenangkan. Rasanya bahkan sangat menyenangkan untuk masuk ke dalam kamar, melihat Caca yang berwarna biru ada di atas kasur, memanggil-manggil saya untuk segera menggapainya.
Namun karena ukurannya yang super besar itu saya jadi tidak bisa membawanya kemanapun saya pergi. Padahal, saya adalah tipe manusia yang hampir tidak bisa hidup dalam kesendirian. Terkadang bahkan saya merasa takut untuk tidur di kamar saya sendirian.

Setelahnya, saya memiliki sebuah boneka lagi bernama Bebek. Bebek adalah sebuah boneka anjing yang SUPER IMUT. Ukurannya kecil, bisa saya genggam di satu tangan. Bebek memang tidak bisa menjadi teman yang menyenangkan untuk dipeluk, tidak bisa menjadi guling yang nyaman saat tidur, dan tidak bisa menjadi bantal untuk menyandarkan kepala saya. Ia terlalu kecil.
Namun karena ukurannya yang super imut itu saya bisa membawanya kemanapun saya pergi. Ia dapat dengan mudah masuk ke dalam tas yang saya bawa bepergian. Lalu saat saya tidak ada kerjaan di suatu tempat, ia bisa menjadi seorang teman yang menemani saya membunuh waktu.

Memiliki Caca yang dengan setia menunggu saya di dalam kamar memang dahsyat rasanya. Tapi, sampai pada moment saya bertemu Bebek, sesungguhnya saya tak pernah benar-benar menyadari bahwa seseorang yang selalu bisa berada di samping saya juga menimbulkan rasa yang sama dahsyatnya.
:)

Thursday, October 28, 2010

Desember

  

Selalu ada yang bernyanyi dan berelegi di balik awan hitam.
Semoga ada yang menerangi sisi gelap ini. 
Menanti seperti pelangi, setia menunggu hujan reda.
 
 

Song and lyric by : Efek Rumah Kaca, December
http://www.youtube.com/watch?v=D3gdylnJJg4&feature=related

Watch Your Mouth, Sir!


Iya Pak saya tahu sistem komunikasi di Mentawai memang masih susah untuk bisa diandalkan.
Iya saya juga tahu untuk bisa mencapai Mentawai itu tidak gampang, posisinya yang jauh dari Pulau Sumatera dan sarana transportasi yang masih kurang memang menjadi penyebabnya.
Dan ya saya juga tahu Indonesia memang negara yang rawan bencana, terutama gempa bumi.

Tapi saya juga yakin Bapak tahu dan sadar sepenuhnya kalau Kabupaten Kepulauan Mentawai itu masih resmi bagian dari Negara Republik Indonesia, yang sepenuhnya berhak mendapat perlindungan negara.

Kalau memang negara ini merasa tidak bisa mengurus warga disana, kenapa dia masih menjadi bagian dari Indonesia?
Kalau Bapak memang tidak mau mengurus warga Indonesia seluruhnya, tolong tutup mulut dan simpan semua komentar bodoh tidak berhati nurani ini di dalam hati. Pura-pura saja ikut bersimpati dengan komentar singkat "Saya turut berduka". Tanpa embel-embel solusi juga tidak apa-apa, karena itu masih lebih baik daripada komentar Bapak yang satu ini.

Atau yang lebih pintar lagi, sekalian saja warganya suruh pindah ke bulan Pak, rasanya disana tidak ada resiko terjadi tsunami.

Sunday, October 3, 2010

Counting



Happy 14, dear you!
:)

Friday, October 1, 2010

Something Cute




Somebody please give me one of this adorable Dr Martens, please? :D

Wednesday, September 29, 2010

Hujan Jangan Turun

Di saat orang lain ingin tinggal di Bandung karena udara dinginnya, saya justru sangat ingin tinggal di daerah tropis nan panas.

Saya kangen matahari.

Saya kangen jalan-jalan pake celana pendek.

Saya nggak suka pake jaket tebal (sebetulnya bahkan saya nggak punya jaket tebal, terpaksa saya harus terus meminjam jaket pacar jadinya, huhuhu ).

Bukan berarti saya membenci Bandung, tapi akhir-akhir ini memang cuacanya kelewat menyebalkan. Bagaimana bisa Bandung kejatuhan hujan setiap hari sih?




Saya kangen Bandung yang disinari matahari!

Tuesday, September 28, 2010

Teach me to

Bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan benar dengan Tuhan?

Saya ingin ngobrol tapi takut salah ngomong.
Saya ingin bertanya tapi takut dianggap kurang ajar.
Saya ingin berdoa tapi takut dianggap tidak tahu diri.

Apa yang harus saya lakukan?

Wednesday, September 22, 2010

90%

saya itu orangnya meledak-ledak.
nggak mau kalah.
sok tahu.
nggak bisa mengontrol emosi.
menyebalkan, dan bahkan lebih menyebalkan lagi kalau sedang dalam kondisi emosional yang nggak stabil.
intinya, saya bodoh dalam mengatur emosi.

seringkali saya nggak mau mengerti, tapi saya menuntut untuk dimengerti.
siapa yang mau melakukannya coba?
setelah saya bertingkah menyebalkan, saya minta maaf, lalu saya berharap untuk dimengerti.
oh ya terlewat beberapa tahap, seharusnya begini prosesnya :
setelah saya bertingkah menyebalkan, terjadi pertengkaran, saya nggak mau mengalah sampai dia mengaku kalah, baru saya minta maaf, lalu saya berharap untuk dimengerti.
ya, saya tahu betapa menyebalkannya hal yang saya lakukan selama ini.
terlebih dulu saya pernah berjanji untuk berubah.

tapi kamu bertahan.
dengan semua yang kamu bisa kamu selalu mengalah, bahkan saat kesalahan sepenuhnya ada pada saya.
kenapa?

Tuesday, September 14, 2010

Bulan Puasa di Mentawai

Sempat merasa bangga,sepanjang bulan puasa kemaren saya jadi rajin sholat,karena katanya kalau puasa ga sholat kan percuma tuh.
Jadilah saya berusaha sholat 5 waktu,biar haus dan laparnya ga sia-sia.

Tapi saya ga pernah sholat taraweh. Kenapa? Satu,katanya kan sunah tuh hukumnya. Dua,letak masjid yang cukup jauh dengan jalan menanjak dari rumah tinggal saya dan teman-teman. Tiga,teman-teman saya ga ada yang tarawehan.

Setelah pulang dan Lebaran di rumah saya baru sadar. Apa yang saya lakukan itu belum ada apa-apanya. Sumpah saya merasa buat menjalankan si sholat sehari 5 kali itu saja sudah susah loh. Dan saya bangga sebulan kemarin sholatnya teratur. Tapi,orang-orang lain melakukan yang lebih dari itu. Sangat lebih malah. Mereka taraweh,ngaji,sholat malem,dll.

Fiuh. Malu sama diri sendiri yang udah bangga cuma gara-gara sholat 5 waktu. Itu seh semua orang bisa setiap hari,ga cuma pas bulan puasa!

Lebih malu lagi menyadari ternyata kepedulian saya soal agama yang sangat minim,sampe sholat aja pas bulan puasa doang. Mau jadi apa?

Saturday, June 19, 2010

Hellooooo media! Saya bosan loh!

Ya ampun semua media heboh ngebahas Peterporn. ~_~

Look around you people.. Apa yang mereka lakukan itu bukan hal yang spesial.. Masih banyak kasus serupa terjadi di sekitar kita, cuma sekedar beda pelaku. Kenapa heboh terhadap kasus yang satu ini? I think that's just not fair..

^Emosi gara2 bosan melihat berita yang lagi-lagi sama^

Tuesday, May 25, 2010

Something Cute

This is what i love the most from blog-walking activity, that you can surprisingly find lot of gorgeous things from other people's blog or web or whatever you name it. And when i said gorgeous, it means something adorable, or even something that beyond your highest imagination.

Just take a look at this pictures below. Have you ever imagine of having a room like this when you were a child??



That was a Fairy Room. Isn't it cute?? Those bedroom is a project that made by Kidtropolis for a little girl in Mississippi. Just imagine your childhood living in this bedroom, whoaaaa... It will be the biggest mood blaster!!

Here are some other rooms they made for other kids :

CAROUSEL ROOM


PRINCESS ROOM

Adorable. Adorable. Adorable. Adorable. :)

Monday, May 24, 2010

Him


I was looking at some pictures on my laptop, and suddenly i saw this pictures. Actually, these are three of my favorite pictures of him. :)
Gosh i miss you.

Partner in Crime







Have i told you before that i'm in lack of money these days?
Karena alasan kemiskinan itulah saya menemui Dinda, my very best partner in crime, untuk meminjam sejumlah uang (poor me!). Ujung-ujungnya pertemuan saya dengannya ini berakhir dengan acara ngopi sore-sore di The Strudles. Dasar tidak tahu diri dan lemah iman, sudah tahu sedang pailit saya malah pergi ke tempat mahal seperti ini. ~_~

Saya kutip secuil dari hasil chit chat saya dengan Dinda ini ya! Katanya ada sebuah teori yang mengatakan bahwa sebagai mahasiswa kalian hanya bisa memegang 2 dari 3 hal di bawah ini :

Akademik
Organisasi
Pacar

Berdasarkan teori yang dia anut ini, sepintar apapun kalian mengatur waktu, tidak mungkin kalian dapat memegang ketiga hal di atas dengan baik sekaligus dalam satu waktu. Jadi, 2 poin mana yang kalian pilih? =D
Make your smartest choice, people!

Damn It's So True

"The funny thing about technical errors is that you can usually figure out exactly what caused the problem and fix everything up as good as new. I wish the same were true for human errors. Wouldn't it be great if when we really screw up, we could figure out exactly what made us act like a jackass in the first place? And repair the damage. We would be better off if we could avoid making stupid choices in the first place. Take a minute, think about the collateral damage that we are causing in somebody else' life. As it is, all we have is "I am sorry" and believe me, I am."

Taken from this great blog, Fashion Mansion.

Sunday, May 23, 2010

Family comes first

Saya pengen punya kamera!
Kamera digital!
Saatnya menabung.

Jadi ini kegiatan saya dalam 2 hari kemarin. Hari Sabtu saya pergi ke BTC dengan seorang sahabat bernama Ratri dengan misi membeli baju untuk saya pakai ke acara kondangan saudara di Jakarta hari ini. BTC emang top! Saya bahkan dapat 2 dress lucu, yang dengan suksesnya membuat saya bangkrut.

Akibatnya sekarang saya terpaksa harus berhutang untuk melunasi uang Kemah Kerja (ini merupakan acara jurusan saya, semacam praktek lapangan tapi di luar kampus). ~_~









Dua foto di bawah ini adalah foto iseng saat saya hampir lumutan menunggui Ratri mandi. Teman saya yang satu ini memang jagoannya buat mandi lama. Maaf buat background yang kurang sedap dipandang mata, memang begitulah penampakan kamar kos saya. =D





Sayang saya nggak sempet foto2 dengan dress baru saya di acara kondangan tadi. Hape saya habis baterai, padahal saya cantik sekali tadi. Hahaha.
Thanks for my big family, i had such a great time with all of you today! :)
Have a nice day semuanyaaaaaa!!

Friday, May 21, 2010

Toko You


Hari ini saya makan bakso enak di suatu tempat makan yang tidak memiliki plang nama (aneh!!) dengan teman2 kuliah jaman TPB. Walaupun nggak ada plang namanya saya tau kok nama tempatnya, namanya Toko You.
Ya ya ya, saya tau namanya lebih aneh lagi. :))

Mie baksonya enak, ngobrol-ngobrol serunya lebih enak lagi. :)

List

Berikut adalah list yang saya buat sebagai calon pengangguran sampai tanggal 2 Juni 2010 :

1. Bikin POP-UP CARD
2. Urus muka (baca : LBC)
3. Urus badan (baca : pengen nyoba rumah cantik citra)
4. Urus rambut (baca : nyalon)
5. Urus gaya (baca : gedebage)
6. Mengisi kulkas dengan berbagai makanan dan minuman (baca : saya mau gendutan!)
7. Proyek 1 hari 1 foto (yah, ini baru sekedar wacana orang kurang kerjaan, entahlah)
8. Ikut pacar nonton Arema di Jakarta. =D

Yap, itu dia listnya. Nomor berapa dari list di atas yang ga perlu keluar uang ya?? :(

Stasiun Hall

Saya baru saja pulang dari stasiun hall, stasiun utama kota Bandung, setelah entah sejak kapan saya terakhir datang kesana.
Kaget, ternyata banyak yang berubah. Sekarang ada bocah penjual sapu lidi yang sangat memelas di halaman depan, mengikuti setiap orang yang masuk atau keluar stasiun menjajakan sapu lidi yang dibawanya. Sekarang ada papan bertuliskan 'Lihat kanan kiri sebelum menyeberang rel' dipasang di dekat tiap jalur kereta yang totalnya ada hampir 10 jalur. Sekarang di tempat tunggu penumpang atau penjemput ada kursi pijat yang disewakan seharga 5000/15 menit.

Sumpah saya kaget dengan semua yang baru-baru ini. Kenapa kaget? Karena dulu saya sangat akrab dengan tempat ini, si stasiun hall ini. Dan sekarang tiba-tiba dia berubah.

Saya rasa itu juga yang terjadi pada hidup saya, sama-sama berubah seperti kawan akrab saya ini dulu. Mungkin stasiun itu juga kaget melihat saya mengunjunginya tadi. :)

Wednesday, May 19, 2010

Hello, Stranger!

It is the fact that i dont know what you were thinking of that makes me disappointed.

It is the fact that i dont know how you were gonna react that makes me piss off.

Tuesday, May 18, 2010

wrong guess

ternyata bahkan kamu tidak sedang bermimpi disana.
aku mendengar suara tawamu.

see?
saya memang tidak tahu apa-apa.
tidak tahu tentang kamu, juga tentang diri saya sendiri.

looking for words

disinilah saya, di depan komputer dengan mata terpaku ke layar dan jari-jari menempel manis di atas keyboard. ada banyak kata yang ingin saya salurkan, dari hati, naik ke atas menuju otak logika, lalu kembali meluncur ke bawah tanpa melewati lidah. meluncur langsung ke jari-jari yang telah menanti.

saya merasa ingin melakukan sesuatu. sesuatu untuk kamu, untuk mereka, untuk diri saya sendiri. tapi tahukah kamu betapa dunia saat ini sudah sangat menggendut? ia menggendut karena ia semakin malas untuk sekedar menggerakkan badan bulatnya berputar pada porosnya.

saya si dunia bulat itu. saya yang mulai malas untuk sekedar berputar dalam poros saya sendiri.

prioritas.
tujuan.
mimpi.

kenyataan.

yang saya tahu, saya tak tahu apa-apa tentang hidup ini. tentang hidup saya sendiri.

saya harap kamu lebih tahu tentang itu, mungkin.

karena sekarang saya mulai malas untuk mengetahui tentangnya.




disanalah kamu, dengan mimpi-mimpi indah memenuhi tiap rongga tidurmu. saya tak tahu apa yang kamu mimpikan, bahkan mungkin saya tak tahu apa yang kamu impikan dalam kehidupan nyata kita berdua.

kamu yang selalu menduga apa yang ada di dalam pikiran saya. kamu yang selalu mencoba mengerti semua perasaan saya. tidakkah kamu mengerti? saya bahkan tidak tahu sama sekali tentang segala sesuatu yang coba kamu mengerti dari saya itu.

tidakkah kamu mengerti? saya bahkan mempunyai dunia lain di luar dunia tempat kita berotasi. kamu pikir dunia kita hanya memiliki satu poros, dengan kita bergandengan tangan mengitarinya. tidak sayang, dunia kita memiliki dua poros, dan satu adalah milikku seorang. atau bahkan dunia kita memiliki poros yang lebih lagi? tiga? atau empat? mungkin salah satunya adalah milikmu di dalamnya. yah, saya tidak peduli. saya hanya peduli pada dua poros. milik kita, dan milik saya seorang.

sudahkah kamu mulai mengerti?

saya tidak tahu apa-apa tentang dunia, tentang hidup, tentang mimpi, tentang kenyataan, tentang ekspektasi, tentang takdir, tentang hak, tentang kewajiban, tentang kematian..

saya hanya tahu tentang harapan.
harapan untuk kamu sanggup mengerti semuanya..

Thursday, April 29, 2010

Maybe it's just something you can't accept

You said you trust me.
What's the problem then?

Wednesday, April 28, 2010

Nothing

For real,
i don't even know what am i doing with my life.

.oh it's just going worse everytime i try to think about it.

Thoughts Inside My Mind

Insomnia tengah malam.
Jadilah saya menjelajahi dunia maya dan menemukan blog teman SMA saya.
Di blog itu saya menemukan suatu tulisan yang menarik. Well, bukan menarik dalam artian yang positif sih sebenarnya.
Tulisan teman saya itu soal kelulusan SMA tahun ini (yang baru saja diumumkan hari Senin kemarin), dan fakta-fakta ironis di belakangnya. Kalau mau dibaca ada disini : FU!

Kejutan pertama dari tulisan teman saya adalah bahwa ada 3 siswa dari SMA kami yang terpaksa tidak lulus. Wew. Sedih juga setelah tahu fakta ini, karena notabene SMA saya itu termasuk salah satu dari yang terbaik di Yogyakarta.

Kejutan kedua adalah teman saya itu menulis bahwa ada sebuah SMA, masih di Yogyakarta, yang hanya berhasil meluluskan 30% muridnya, dengan ganjalan terbesar adalah pada pelajaran Bahasa Indonesia yang nilainya jelek-jelek.

Bukankah ini ironis? Kita itu warga negara Indonesia. Bahasa kesatuan kita itu Bahasa Indonesia. Kok bisa ada siswa-siswi yang hanya mendapat nilai 1 dari skala 10 dalam pelajaran ini sih?
Saya nggak bilang kalau pelajaran Bahasa Indonesia itu mudah, tapi menurut saya pelajaran Bahasa Indonesia tidak mungkin menjadi sesulit itu sampai-sampai cuma dapat nilai 1.

Dan memang benar, berdasarkan tulisan teman saya itu, mereka yang mendapat nilai sangat jelek hingga tidak lulus itu karena menggunakan kunci jawaban yang salah. Kunci jawaban ini mereka beli bersama dari hasil iuran masing-masing siswanya. Kasus ini bukan hanya terjadi di Yogyakarta, tetapi juga di Bandung. Baru tadi siang saya membaca berita di koran bahwa ada sebuah SMA di Bandung yang banyak siswanya tidak lulus karena hanya mendapat nilai rata-rata 1,2 sampai 1,6 dalam pelajaran Bahsa Indonesia.
*Btw saya nggak habis pikir, tiap tahun pasti ada kan kasus jual beli kunci jawaban ujian seperti ini? Dan tiap tahun juga pasti ada di berita kalau banyak siswa yang nggak lulus gara-gara kunci jawaban yang mereka beli ternyata palsu. Nggak belajar dari kasus-kasus ini ya mereka?? :(
*Satu lagi yang saya nggak habis pikir. Setelah mencoba mengasumsikan diri menjadi siswa yang membeli jawaban soal UAN, rasanya walaupun sudah membawa contekan jawaban juga saya tetap akan memikirkan jawaban tiap soal terlebih dahulu dengan otak saya sendiri. Bukan hanya mengisi lembar jawab berdasarkan contekan di tangan saya tanpa melihat soal sama sekali.
Melihat nilai 1 dari skala 10 saya sih berasumsi mereka memang langsung memindahkan jawaban dari contekan ke lembar ujian tanpa rpot-repot melihat soal. Semalas itukah mereka? :(

Sedih nggak sih melihat kenyataan UAN yang seperti ini?
Dan lebih sedih lagi nggak coba kalo kalian jadi guru Bahasa Indonesia?
Seorang siswa yang nggak lulus sudah pasti sedih, bahkan frustasi, tapi yang sedih juga bukan cuma mereka-mereka yang nggak lulus.. Guru-gurunya juga pasti sedih dipukul kenyataan seperti itu, apalagi tahu kenyataan bahwa semua yang mereka ajarkan selama 3 tahun pada akhirnya tidak berguna karena siswa-siswinya menggunakan contekan jawaban saat ujian. Terus 3 tahun kalian belajar itu buat apa??

Mentalnya payah.
Iya, mereka-mereka yang nggak lulus gara-gara dapet contekan palsu itu saya bilang mentalnya payah.
Salah siapa kalau begitu?
Salah pribadi siswa tersebut?
Atau salah sistem pendidikan yang kurang "mendidik"?

Mungkin kita butuh pendidikan yang menyehatkan mental bangsa.
Bukan sekedar pendidikan bertahun-tahun yang hasil akhirnya subjektif bertumpu pada hasil UAN yang cuma dilaksanakan beberapa hari.

Akhirnya kembali mengutip tulisan teman saya,
"orang jujur itu lebih hebat dan lebih berharga daripada orang pinter."
Sangat setuju.


Semua yang tertulis di posting kali ini pada dasarnya hanya merupakan asumsi pribadi terhadap satu contoh kasus (contekan jawaban). Kalau ada yang salah ya silahkan saya diingatkan. :D

Words

Dulu,
saya adalah seorang manusia yang penuh dengan kata-kata.

Saya bukan perayu,
tapi kata-kata manis itu selalu tertuang dalam media apapun yang bisa saya temukan.

Saya tulis manisnya dalam buku catatan kalkulus jaman TPB.
Saya tulis manisnya dalam blog seperti ini.
Saya tulis manisnya dalam kertas yang hampir menjadi sampah.

Dulu,
saya selalu memiliki kata-kata manis.

Sekarang,
saya merasa menjadi orang berlogika tinggi.

Sekarang,
otak saya nyaris tak bersinkronisasi dengan hati.

Sekarang,
saya kangen saya yang dulu.

Saturday, April 24, 2010

Quote by Me

Hasil chatting singkat (bahkan sangat singkat, :D) dengan Raras :


Saya butuh penyegaran, sebelum mulai membusuk.


Benar sekali ras, saya juga sedang merasa sangat bosan.
:(

Tuesday, April 6, 2010

A Picture


this is the result when me and my lovely were having a video call.

hahaha
yes, panggil saya norak juga boleh gara-gara posting ini.
:))

Sunday, April 4, 2010

Create A Face



hahahaha
custom made yang kacau dari aplikasi yang juga kacau. :D

Saturday, March 20, 2010

Flashback

Baru saja membaca tulisan ini dari sebuah blog :
http://dianarikasari.blogspot.com/2010/03/i-feel-like-going-to-beach.html

Rasanya seperti flashback. I used to feel this thing. Perasaan yang kalau dibaca di tulisan tersebut terasa sangat sangat indah namun pada kenyataannya terasa sangat menyesakkan.

Beruntunglah mereka, termasuk penulis blog tersebut, yang bisa bertahan dan melalui perasaan kesepian itu. LDR memang bisa dialami oleh siapa saja, tapi tidak siapa saja bisa menjalaninya, that's for sure.

Dan saya, setelah lama menjalaninya, akhirnya sadar bahwa saya bukanlah orang yang tepat untuk berada dalam posisi seperti itu. Kalau kata salah satu tes psikologi yang saya coba, dalam sebuah hubungan saya adalah orang yang cenderung akan menarik diri jika harus memberikan usaha lebih.

Dulu saya tak menyadari sepenuhnya kenapa saya tak bisa bertahan, namun rasanya tes psikologi itu benar adanya. Saya merasa sudah cukup berusaha menjalani LDR dalam hitungan tahun, dan saat tiba waktu dimana saya harus memberikan usaha yang lebih lagi dari yang telah saya berikan, saya memutuskan mundur.
Memang dulu rasanya sayang untuk menyerah setelah menjalani dengannya untuk waktu yang cukup lama. Tapi saya merasa tak punya pilihan lain.

Perlu dicatat, memang bukan hanya saya sepihak yang berusaha dalam hubungan itu, partner saya juga tentunya melakukan usaha yang sama. Tapi ya, pada akhirnya, saya yang memutuskan untuk mundur. You can call me loser for doing that. :)

Namun memang harus diakui LDR itu indah, sekaligus nggak normal, maka beruntunglah kalian yang berhasil menjalaninya.
Bersyukurlah. :)

Friday, February 26, 2010

Hi, you!

I miss u.

But somehow, i feel like u dont miss me back.

Or it's just me cant read your mind?

Wednesday, February 10, 2010

forever

saya selalu menganggap ini adalah sebuah kenaifan.



forever (in English) = selamanya (dalam bahasa Indonesia)

memangnya ada sesuatu yang bertahan selamanya?

Saturday, January 16, 2010

Gili Trawangan, Lombok.

Coba kamu juga disini.
Bersama saya menikmati indahnya semua ini.
Pulau dewa.
Surga.
:)

Tuesday, January 12, 2010

Boys before flowers

Setelah saya rasa2..
Inilah satu hal yang akan saya rindukan dari rumah.

Nonton boys before flowers bareng emak,kalau kebetulan sore hari beliau sudah pulang kerja.
Sungguh.

Oia satu lagi.
Juga saat saya langsung sibuk maen hape pura-pura tidak memperhatikan filmnya sewaktu saya sudah hampir menangis waktu nonton bareng emak itu.
Seperti saat saya menulis posting ini.

:)

Friday, January 8, 2010

Setia itu apa atau siapa?

I'm thinking about this word.
Dan tiba2,pertanyaan demi pertanyaan terus muncul.

Sebenarnya,
Setia itu merupakan sifat dasar seseorang atau setia merupakan sesuatu yang timbul dari suatu keadaan tertentu?

Kalau ia adalah sebuah sifat dasar yang melekat di diri masing-masing pribadi,apakah itu berarti memang tidak semua manusia bisa menjadi setia?

Kalau ia adalah sesuatu yang timbul karena keadaan tertentu,apakah itu berarti manusia akan setia JIKA KALAU HANYA saat ia menemukan orang yang tepat? Dan tidak berlaku saat manusia itu tidak bersama orang yang tepat?

Thursday, January 7, 2010

Divorce

Seriously..
Kenapa mereka-mereka yang menolak untuk bercerai itu semuanya bertahan di balik dalih 'demi kebaikan anak-anak'??

Tidakkah kalian pernah berpikir akan lebih baik kalau bercerai saja daripada harus meciptakan aura rumah yang tak menyenangkan? Dariapada kalian membangun kata keluarga dalam artian yang palsu?

Saya,sebagai 'anak-anak',jelas lebih memilih mereka-mereka itu untuk bercerai.

Kalian membuat hidup yang palsu untuk anak-anak kalian..
Pernahkah kalian memirkan itu?

Friday, January 1, 2010

Si 1 januari 2010

1 januari ini tidak ada lagi kembang api untuk saya.

Yang ada,saya belajar.

Belajar bersabar.
Belajar tidak menjadi egois.
Belajar mengerti perasaan orang lain.
Belajar mengerti dimana posisi saya.
Belajar tidak memaksakan kehendak seenaknya.

Semua karena si 1 januari.
Karena sekarang 1 januari.
Hmmm..
Terima kasih ya kamu..kristalku yang tak tergantikan.. :)