Thursday, October 28, 2010

Watch Your Mouth, Sir!


Iya Pak saya tahu sistem komunikasi di Mentawai memang masih susah untuk bisa diandalkan.
Iya saya juga tahu untuk bisa mencapai Mentawai itu tidak gampang, posisinya yang jauh dari Pulau Sumatera dan sarana transportasi yang masih kurang memang menjadi penyebabnya.
Dan ya saya juga tahu Indonesia memang negara yang rawan bencana, terutama gempa bumi.

Tapi saya juga yakin Bapak tahu dan sadar sepenuhnya kalau Kabupaten Kepulauan Mentawai itu masih resmi bagian dari Negara Republik Indonesia, yang sepenuhnya berhak mendapat perlindungan negara.

Kalau memang negara ini merasa tidak bisa mengurus warga disana, kenapa dia masih menjadi bagian dari Indonesia?
Kalau Bapak memang tidak mau mengurus warga Indonesia seluruhnya, tolong tutup mulut dan simpan semua komentar bodoh tidak berhati nurani ini di dalam hati. Pura-pura saja ikut bersimpati dengan komentar singkat "Saya turut berduka". Tanpa embel-embel solusi juga tidak apa-apa, karena itu masih lebih baik daripada komentar Bapak yang satu ini.

Atau yang lebih pintar lagi, sekalian saja warganya suruh pindah ke bulan Pak, rasanya disana tidak ada resiko terjadi tsunami.

No comments: