Saturday, December 3, 2011

Don't guess, ask.

Seringkali, kita terlalu disibukkan dengan pikiran masing-masing.
Pikiran yang bisa bercabang kemana saja kapan saja dan bisa menghasilkan apa saja.

Hasilnya?
Kita terlalu disibukkan dengan pikiran kita itu, memuat asumsi demi asumsi yang semakin lama berkembang menjadi kesimpulan dalam pikiran kita sendiri.
Terkadang kita lupa untuk bertanya, karena merasa sudah memiliki jawabannya.
Terkadang kita berlindung di balik pembelaan "sudah berpikir masak-masak" sementara yang dibutuhkan sebenarnya hanyalah keinginan untuk bertanya.
Asumsi bukan kesimpulan.
Dan ada banyak hal mengenai manusia yang tidak bisa dianggap benar kalau baru sampai tahap asumsi hasil pikiran subjektif.

Pertanyaan sederhana seperti,
Apa kabar?
Menurutmu gimana?
Apa yang kamu rasakan?
Terkadang justru menjadi pertanyaan yang paling sulit untuk dilontarkan, bagi mereka yang sudah merasa tahu jawabannya.

The point is,
How do you know that your own answer is right if you don't even bother to ask?

Friday, November 11, 2011

Epic Question

Beberapa hari yang lalu, saya mengobrol dengan seorang teman lama.
Seorang pria, yang cara berpikirnya terkadang malah lebih wanita daripada saya yang asli wanita.
Ceritanya, kami membicarakan sebuah kisah patah hati.
Mengenai kisah patah hati ini, biasanya respon yang saya dapat dari lawan bicara ya begitu-begitu saja.
Semacam ekspresi turut berduka dan kawan kawannya itu.

Kecuali dari teman saya yang satu ini.
Entah apa yang ada di pikirannya, tiba-tiba dia memberi sebuah pertanyaan, yang tidak orang lain tanyakan dan tidak pernah terpikirkan oleh saya.
"Sebenarnya, dia menganggap hubungan kalian sesederhana apa sih? Atau kebalikannya, sebenarnya dia menganggap hubungannya dengan beliau seepic apa sih?"

Saya tahu itu dua hal yang berbeda, tidak bisa disejajarkan apalagi dibandingkan.
Dan yang lebih pasti lagi jelas tidak akan bisa saya menangkan kalaupun mau dipertarungkan.
Jadilah saya tidak bisa menjawab dengan pasti, hanya bisa tersenyum dalam hati.
Walaupun jauuuuuuuuuuhh di pojok pikiran terjauh saya merasa tahu jawabannya, hanya tidak tega untuk mengutarakannya.
Tidak tega pada diri saya sendiri.

Yah, setidaknya ada seseorang yang memberikan sudut pandang lain akan masalah ini.
Terima kasih loh, Bulet! :)

Saturday, October 22, 2011

Peter Pan Collar

Ini obsesi saya selama beberapa hari ke belakang, dan tampaknya akan terus berlanjut sampai entah kapan. Dress berkerah yang super lucu, innocent, dan menggemaskan. :D









Wednesday, October 12, 2011

12 Oktober 2011

Ini, adalah hari ulang tahun teraneh yang pernah saya alami.
Sepanjang 22 tahun hidup saya.


Hari ini, saya mendapat strudle yang menjelma menjadi kue ulang tahun dari teman-teman tersayang yang baik hati.
Hari ini, saya mendapat kado underwear dalam bungkusan amplop dari seorang teman yang kelewat gila.
Hari ini, untuk pertama kalinya, saya terbuka menceritakan kisah patah hati pada seorang teman yang bahkan tidak bertanya.
Lalu, hari ini saya membuka jendela.

Happy Birthday, Ossy Maulita.
:)

Saturday, October 8, 2011

I Won't Let You Go


Say those words like there's nothing else
Close your eyes and you might believe
That there is some ways out
  
Open up your heart to me now
Let it all come pouring out
There's nothing i can't take

If there's love just feel it
If there's life we'll see it
This ain't no time to be alone
I won't let you go

If your sky is falling
Just take my hand and hold it
You don't have to be alone
I won't let you go

And if you feel the fading of the light
And you're too weak to carry on the fight
And all your friends that you count on has disappeared
I'll be here, not gone
Forever holding on

-I Won't Let You Go by James Morrison-

Iya, saya tahu ini klise.
Saya tahu ini roman picisan sekali.
Tapi sesungguhnya semua wanita pasti mau jadi subjek di lagu ini.
:D

Saturday, October 1, 2011

My Sentimentil Dad

Anak : Udah pesen hotel, Pa?
Ayah : Udah kemarin booking lewat telpon di hotel X.
Anak : Loh katanya kemarin mau nginep di hotel Y?
Ayah : Ga jadi. Dulu kamu SPMB kan nginepnya di hotel X. Sekarang wisuda juga nginep disana lagi aja, buat mengenang.

Friday, September 30, 2011

Mission Failed

Besok, saya akan pulang kampung untuk beberapa hari.
Keperluan paling utama adalah untuk fitting kebaya yang saya jahit di kampung halaman.
Kebaya wisuda.

Wisuda. 29 Oktober 2011.
Sungguh ini saat yang paling saya nantikan selama beberapa tahun ke belakang.
Beberapa tahun ke belakang sejak saya memiliki kamu.
Iya, kamu.
Saya tidak peduli dengan kamu datang memberi saya bunga atau apapun di hari saya wisuda.
Saya cuma peduli dengan kamu yang akhirnya akan bertemu beliau beliau yang saya sayangi itu.
Saya menyimpan kamu sekian tahun, dan saya yakin ini akan jadi hari baik untuk kamu.

Pulang. 30 September 2011.
Memang tidak dapat dipastikan, tapi terkadang beliau beliau yang saya sayangi itu tiba-tiba melontarkan pertanyaan aneh setiap saya di rumah.
Pertanyaan soal kamu.
Iya, kamu.
Kalau besok, selama beberapa hari di rumah pertanyaan itu tiba-tiba terlontar, apa yang harus saya jawab?
Saya harus menjawab karena saya tidak bisa menjadi anak yang baik?
Karena salah saya yang tidak bisa menjadi anak yang diidamkan?
Karena saya yang telah beliau beliau didik selama ini ternyata berkembang dengan mengecewakan dengan gagal mengambil hati beliau beliau yang lain?
Apa saya harus memberi jawaban yang menyiratkan kalau beliau beliau telah mendidik anak yang salah?

Menurutmu, jawaban mana yang terbaik yang tidak terlalu mengecewakan?
Iya, saya bertanya ke kamu.

Thursday, September 22, 2011

Here comes the hardest part of all

Let me tell you what the hardest part is :

I did believe in us.
I believed in our path,and i fight for it.
I had lot of thoughts, lot of dreams, with you on it.
That's how much i believed in us.

Thursday, September 8, 2011

2 - 7 September 2011

Saya, sama dengan orang-orang lain, sungguh tidak bisa membayangkan apa rasanya menjadi kamu.
Saya mungkin tidak akan pernah bisa mengerti karena tidak berada dalam posisi yang sama denganmu, jadi sebelumnya saya minta maaf karena tidak bisa ikut berbagi rasa denganmu.
Padahal saya pikir, kalau bisa sedikit saja berbagi pasti bebanmu sudah ringan sekarang.

Tapi saya tahu kamu adalah orang yang kuat.
Saya tahu kamu begitu, dan saya sadar kamu dikelilingi oleh orang-orang hebat yang akan selalu melindungi, membantu, dan menjaga kamu.
Karenanya saya tidak lagi khawatir.
Kamu pasti baik-baik saja.

Satu lagi yang saya tahu,
Melihat kamu tersiksa itu menyebalkan.
Membuat saya sesak nafas.
Membuat saya menjelajahi bandara dan menjambangi beberapa kota seorang diri untuk menggapaimu, untuk memastikan kalau kamu baik-baik saja.

Tapi semalam kamu mulai tertawa.
Dan tadi pagi kamu tersenyum saat melihat saya mengenakan baju baru lalu kita memasak nasi goreng bersama.
Kamu tahu bagaimana perasaan saya?
Lega setengah mati.
Bahagia sampai hampir gila.

Jadi maaf kalau saya tidak bisa mengurangi beban kamu.
Maaf kalau saya tidak bisa ikut berbagi sakit.
Tapi saya pasti selalu ada disini kok.
Memastikan kamu tidak sendirian.
:)

Sunday, September 4, 2011

Time Heals Everything

Kalau ada yang dapat saya pelajari dari Lebaran yang datang setiap tahun, itu adalah kepercayaan bahwa waktu akan menyembuhkan segalanya. Saya percaya dengan sungguh-sungguh, dan Lebaran yang semakin membaik dari tahun ke tahun membuktikan bahwa saya mempercayai sesuatu yang benar adanya.

Saat menyaksikan seluruh anggota keluarga berkumpul dalam satu ruangan yang sama.
Saat semua menyiapkan makanan dan minuman dengan senyuman.
Saat ayah bertanya "Anak-anak sudah makan?" ke kakak ipar saya.
Saat ketiga keponakan saya duduk bersama dengan eyang kakungnya di depan televisi menonton Shaolin Soccer.
Dan saat ayah saya bertanya "Mas Rian udah berangkat?" kepada saya sesaat sebelum kami semua kembali ke Cilacap dari rumah eyang saya di Solo.

Yes, i do believe that time will heal everything.
:)

Monday, August 22, 2011

Like Father Like Daughter

Percakapan antara ayah dan anak di suatu kesempatan :
Anak : "Mau cari sepatu, Pa"
Ayah : "Lah tadi perasaan udah banyak kotak sepatu di kamarmu"
Anak : "Ga ada yang matching Pa buat baju pas sidang besok"

Si anak berpikir si Ayah akan bereaksi seperti ini :
"Halah ngapain sih matching segala!"

Ternyata ini reaksi si Ayah :
"Wah penting itu! Ayo lah mau cari dimana?"

Berangkatlah si Anak beserta si Ayah ke suatu mall bernama PVJ.
Buah memang tak jatuh jauh dari pohonnya.

Like father, like daughter.

Friday, August 19, 2011

Playlist

Entah kenapa, selama sekitar satu bulan ini saya selalu mendengarkan (dan menonton) playlist ini dari media player classic di laptop. Karena sedang sibuk dengan Tugas Akhir saat mulai menyusun playlist ini (dan sampai sekarang), maka ia saya beri nama playlist TA. Ini daftarnya :

1. Incubus - Dig
2. Incubus - Love hurts
3. 30STM - Closer to the edge
4. 30STM - The Kill
5. 30STM - Hurricane
6. Incubus - Black heart inertia
7. 30STM - Attack
8. Oasis - Stop crying your heart out
9. 30STM - A beautiful lie
10. 30STM - Kings and Queen
11. Oasis - Wonderwall
12. Oasis - Don't look back in anger
13. Oasis - Champagne Supernova
14. Incubus - Megalomaniac
15. 30STM - From yesterday
16. 30STM - This is war
17. ERK - December
18. BEP - Meet me halfway
19. Pitbull feat Neyo - Give me everything
20. Keane - Somewhere only we know
21. Christina Perri - Jar of hearts
22. Adam Lambert - Whataya want from me
23. Taylor Swift - December
24. Adele - Rolling in the deep
25. Eminem feat Lil Wayne - No love
26. Chris Brown feat Justin Bieber - Next to you
27. Maroon 5 feat Christina - Move like jagger
28. Britney Spears - Till the world ends
29. Agnes Monica - Paralyzed
30. Britney Spears - I wanna go
31. Suju - Superman
32. 2NE1 - Lonely
33. CNBlue - Love girl
34. Brown Eyed Gierls - Sign
35. SNSD&Suju - Seoul
36. Kara - Lupin
37. SNSD - Into the new world
38. SNSD - Mr. Taxi
39. Park Bom - U n I
40. SNSD - Chocolate love
41. SNSD - Hoot
42. Suju - It's you
43. Suju - No other
44. Suju - Super girl
45. Suju - Perfection
46. SNSD - Gee
47. Bigbang - Love song

Setelah saya perhatikan satu demi satu, cuma satu kesimpulan saya : GAWAT.
47 video, 17 diantaranya lagu korea.

Playlist ini harus segera dinetralisir setelah TA selesai.
Harus.

Sunday, August 14, 2011

Relieve


"My biggest fear about marriage was that someday you'll leave me.
So, when i didn't see your suitcase, i thought : "Well here it is, my worst fear, he's gone".
And then i thought : "Oh damn, Paige's car seat is in Tom's car and i have to get a new one".
You were just left me and i was thinking about a car seat.
It was so weird. 
I kept waiting to feel devostated, but instead i felt.... i didn't know, i couldn't put a name to it.
Then, when i walk in and you were back, i suddenly realize what i had been feeling the whole time you were gone.

It was relieve.
I was relieved."


It's this moment which most people don't have a courage to say.
It's this moment when most people will try to lie, to make an excuse to say goodbye.

Dialogue from Desperate Housewife Season 7 Finale

Friday, August 12, 2011

So this is why people get married,eh?


For this one beautiful day. 
For an excuse to wear a simply gorgeous dress.
For being a queen in a heavenly garden.








Sunday, July 31, 2011

Soon

Memandangi cermin sambil berucap :

Hanya satu yang harus kamu lakukan, dan itu adalah bertahan.
Karena semuanya akan segera berakhir.
Semuanya.
Akan.
Segera.
Berakhir.

Ulangi seribu kali.

Tuesday, July 12, 2011

Elegant Fairy

If you give me a pair of wings and let me be a fairy, this is what will i wear as my fairy's uniform. Imaginative without leaving it's elegance. Super nice!





Pics taken from : Fashion Gone Rogue

Mary and Max




Mary and Max adalah sebuah film kartun (lebih spesifiknya lagi jenis clay-animated, menurut Wikipedia) produksi Australia tahun 2009 yang baru saja saya tonton. Film yang sangat sangat sangat bagus! Untuk yang belum pernah menontonnya bisa dilihat trailer-nya di sini. Ternyata film ini sudah banyak memenangkan penghargaan, yang menurut saya memang pantas untuk didapatkan.

Saya cuma mau menuliskan sebaris kalimat yang menjadi tagline dari film ini :

Sometimes, perfect strangers make the best friends
:)

Tuesday, June 21, 2011

Parenthood

 
Let me tell you, this tv series is one of the best, ever.


Alasan saya jatuh cinta dengan serial ini cuma satu, karena film ini bercerita tentang keluarga. Disini ada tokoh kakek, nenek, ayah, ibu, anak, kakak, adik, tante, om, keponakan, sepupu, menantu, mertua, semua ada. Keluarga, secara lengkap.

Saya tidak pernah berpikir berkeluarga akan menjadi hal yang terlalu menyenangkan. Saya tidak pernah membayangkan sesosok saya menjadi seorang ibu, seorang nenek, juga seorang istri. Tidak bisa membayangkan lebih tepatnya, karena bayangan itu mengerikan. Dalam imajinasi saya, keluarga adalah sebuah lingkaran. Lingkaran sendiri adalah suatu bentuk yang tidak memiliki jalan putus, sekali masuk ke dalamnya berarti tidak ada yang bisa keluar. Apa yang menarik dari memasuki sesuatu yang akan mengurungmu selamanya? Menurut saya, tidak ada. Karena itu berkeluarga tidak pernah menjadi suatu bayangan yang terlalu indah untuk saya.

Pertanyaannya sekarang, bagaimana kalau di dalam lingkaran itu, ternyata terdapat kebahagiaan? Saat senang dan saat susah, di dalam lingkaran itu kamu tidak pernah sendirian. Dengan keadaan seperti itu mungkin saya akan berubah pikiran dan menganggap bahwa lingkaran tanpa jalan keluar itu justru menyenangkan. Mungkin saya justru bukannya tidak bisa tapi malah tidak mau keluar dari sana selama-lamanya.

Itulah kenapa saya jatuh cinta pada serial tv ini dan hampir selalu "terlibat secara emosional" setiap kali menontonnya. Karena film ini, bercerita tentang keluarga yang di dalamnya terdapat kebahagiaan. Dengan semua realitas ketidakbahagiaan, film ini menjadi sebuah tontonan yang sangat menarik dan membawa saya ke dunia lain untuk bermimpi bahagia. :)
 

Monday, June 20, 2011

Avoir un bon voyage, Fajar Irawan!



Selamat jalan-jalan, dan jangan lupa pulang. :)

Monday, June 13, 2011

Colors





Pics taken from : Fashion Gone Rogue

Saya selalu lebih memilih sesuatu yang berwarna cerah dibandingkan sesuatu yang berwarna gelap. Warna cerah selalu berhasil memberi kesan bahwa kita ceria, bahagia, dan bersemangat. Dan di atas semuanya, warna cerah itu super fun! :)

Saturday, June 11, 2011

The Ugly Truth

Saya benci mengakui ini, tapi semakin dipikir rasanya memang inilah kebenarannya :

Kita, sebagai anak, tidak mendengar melainkan mencontoh.

Wednesday, June 1, 2011

One More Reason


You should check this one out. I found it through some random blog. Interesting!
  
  video
source : Bryanboy 

Pemandangan indah ini adalah salah satu acara store launching sebuah brand fashion ternama di Paris.
Oh my God.
Kalau begini cara Paris melakukannya, jelas ini menjadi satu alasan tambahan buat saya mengunjungi Paris suatu hari nanti! Haha!

Thursday, May 19, 2011

Grow old with me, would you?

I wanna make you smile whenever you're sad. 
Carry you around when your arthritis is bad. 
Oh, all I wanna do is grow old with you.
I'll get your medicine when your tummy aches. 
Build you a fire if the furnace breaks. 
Oh, It could be so nice to grow old with you.
I'll miss you, kiss you. 
Give you my coat when you are cold. 
Need you, feed you. 
Even let you hold the remote control. 
So let me do the dishes in the kitchen sink. 
Put you to bed when you've had too much to drink. 
Oh, I could be the man who grows old with you.
I wanna grow old with you.

Sewaktu jaman saya bocah (TK-SD) dulu saya punya sahabat baik, yang kebetulan adalah tetangga sebelah rumah persis. Laki-laki, lebih muda 2 tahun dari saya. Setiap hari saya bermain dengan si teman saya ini, dari mulai main tanah, petak umpet, lari-lari keliling kebon belakang rumah, sampai main boneka. Sekian banyak siang kami habiskan di atas pohon depan rumah saya, dan sekian banyak sore kami habiskan berkeliling naik sepeda.
Dulu, rasanya dia adalah dunia saya. Saya tumbuh besar bersama dia, dan dia berkembang bersama saya. We grow old together.

Semakin beranjak besar ternyata dia semakin menjauh dari dunia saya. Kami beda sekolah, dia pindah rumah, lalu kami memiliki dunia masing-masing. Kami menjadi orang asing, kami tumbuh dalam lingkungan yang berbeda. Setelahnya, saya terus memasuki lingkungan yang berbeda. Saat masuk SMP, tidak banyak teman SD yang masuk ke SMP yang sama dengan saya. Saat masuk SMA yang letaknya di kota berbeda, lebih sedikit lagi teman SMP yang masuk ke SMA yang sama dengan saya. Saat akhirnya menjadi mahasiswa, di jurusan saya hanya berdua dengan salah satu teman SMA, dan itu pun buka teman baik saya.

Katakanlah dalam setiap fase perkembangan hidup saya selalu memasuki lingkungan yang baru, lingkungan yang asing. Sekarang baru saya terpikir, bagaimana ya kalau nanti saya tua? Akankah saya menjalani hari-hari tua dengan manusia-manusia yang telah lama mengenal saya? Atau lingkaran lingkungan baru yang asing itu akan terus terjadi?

Pada akhirnya, saat semakin dewasa dan akhirnya menua nanti, saya cuma tidak mau menjadi orang asing. Saya mau kembali ke fase menghabiskan sekian siang di atas pohon di depan rumah dan menghabiskan sekian sore berkeliling naik sepeda dengan orang-orang yang sama.

Would it be nice to grow old with no strangers?

Monday, May 16, 2011

Paris

















Saya selalu tertarik dengan daerah yang satu ini, Paris. Cuma sedikit memang yang saya tahu dari kota ini, tapi toh tetap tidak mencegah saya untuk jatuh cinta. Kotanya tampak menakjubkan, dan style manusia-manusia Paris tampak superb cool dengan gaya effortlessly stylish-nya.

One day i'll be visiting you, Paris!

Pics taken from : Wikipedia, Garance Dore, Pandora, Style And The City

Sunday, May 8, 2011

The End

Beberapa waktu yang lalu saya baru saja berdebat dengan salah seorang teman, mengenai ending yang baik dari sebuah film. Apakah lebih baik jika film ditutup dengan happy ending, atau akan lebih menarik jika film ditutup dengan sad ending?

Ceritanya, teman saya itu lebih memilih happy ending sementara saya lebih memilih jika suatu film diakhiri dengan kisah sad ending.

Menurut teman saya, kehidupan kita sebagai manusia dalam dunia nyata itu sudah cukup pelik, jadi tidak perlu lah menambah kepelikan hidup ini dengan peliknya hidup orang lain di dalam film yang ditutup dengan sad ending.
Menurut saya, sepelik apapun hidup kita di dunia nyata tidak akan dapat menyaingi kepelikan hidup si pemain di film-film yang kita tonton. Karena film dibuat, seringkali, bukan untuk menceritakan sesuatu yang standar dan biasa-biasa saja. Ibaratnya kalau di dunia saya kesusahan hidup disebut dengan kata pelik, maka di dalam film kesusahan hidup disebut dengan peliks. Peliks menandakan sesuatu yang jamak, pelik yang berkali-kali lipat lebih pelik. Jadi, setelah melihat yang peliks di dalam film pasti kita akan melihat pelik yang ada dalam kehidupan nyata sebagai sesuatu yang bukanlah apa-apa.

Menurut teman saya, apa gunanya menonton film yang justru malah membuat depresi dan ingin bunuh diri setelah menontonnya?
Menurut saya, justru itulah realitanya. Happy ending seringkali malah membuat kita merasa hidup di dunia mimpi, sementara sad ending akan menahan kaki kita di realita, menahan kita untuk tidak bermimpi yang aneh-aneh.

Pada akhirnya, saya dan teman saya itu toh sama-sama tahu kalau itu cuma masalah selera pribadi masing-masing. :))

Bagian paling penting dari semuanya adalah menyadari kalau saya mengenal orang yang benar-benar berbeda dengan saya, dan justru itulah yang menjadikan komunikasi jadi menyenangkan!

Beyond Imagination

Ini adalah beberapa hal yang tidak saya percayai sampai saat ini :
1. Hujan uang
2. Hujan permen
3. Jodoh
4. Mesin waktu
5. Pintu kemana saja
6. Love at first sight
7. Malaikat bersayap
8. Pangeran tampan berkuda putih
9. Patah hati
10. Sinterklas
11. Bintang jatuh
12. Keabadian

Dan ini adalah beberapa hal yang ingin saya temui dalam hidup sampai saat ini :
1. Hujan uang
2. Hujan permen
3. Jodoh
4. Mesin waktu
5. Pintu kemana saja
6. Love at first sight
7. Malaikat bersayap
8. Pangeran tampan berkuda putih
9. Patah hati
10. Sinterklas
11. Bintang jatuh
12. Keabadian

Apa yang tidak kita percayai memang terkadang merupakan sesuatu yang sangat kita inginkan, ya?
:)

Tuesday, April 19, 2011

Bandung sedang patah hati

Selalu dimulai dengan hari yang cerah.
Matahari baru saja selesai berkencan tadi malam,
ia bangun pagi dengan senyum lebar dan berseri-seri.

Selalu diikuti dengan awan yang suram, mendung.
Matahari baru saja dicampakkan oleh kekasih hatinya,
ia bersembunyi di balik selimut tebal abu-abu.

Setelahnya, hujan.
Matahari menangis.
Patah hati.

Monday, March 28, 2011

Randomly beautiful

 
 
.
Kau perlu terhubung dengan dunia yang baru,
aku perlu terhubung dengan diriku yang dulu
.
Kabut tak dikenal yang kau tuju,
debu masa lalu yang ku sapu
.
Pada titik antara kita bertemu
saling memandang dan meragu
.

Taken from this random person's blog : .catatan mimpi.

Saya tidak tahu apa persisnya yang saya sukai dari tulisan di atas, tapi rasanya kata demi kata yang dia rangkai sudah keterlaluan indahnya..

Sunday, March 6, 2011

Uang Bulanan

Saya memulai kehidupan sebagai seorang mahasiswa di Bandung dengan tinggal di rumah kos yang biayanya 350rb/bulan. Secara personal saya suka sekali dengan rumah kos ini, karena saya berteman dengan orang-orang yang sangat menyenangkan. Orang-orang yang mengenalkan saya dengan berbagai hal baru, dengan berbagai pengalaman baru, dan dengan berbagai sudut pandang baru. Rumah kos saya ini berada di daerah yang cukup susah untuk dijangkau terutama jika menggunakan mobil. Untuk menuju rumah kos saya ini perlu melewati jalan yang kecil, tidak mulus, dan sangat ramai. Kemudian, karena harganya yang murah, rumah kos saya ini juga tidaklah mewah. Bahkan lantai kamar saya bukanlah lantai keramik. Alhasil, ayah saya tidak terlalu menyukai rumah kos saya yang satu ini dan selalu berusaha untuk membujuk saya pindah rumah kos.

Bosan mendengar bujukan ayah saya, akhirnya pada tahun ke 3 perkuliahan saya pindah ke rumah kos yang lain, yang harganya 700rb/bulan. Saya menempati sebuah kamar yang sangat besar disini. Namun, ternyata saya memilih rumah kos yang salah. Pertama, saya merasa tidak betah karena tidak ada televisi dan tidak ada internet (ya, tadinya saya pikir saya bisa hidup tanpa internet, totally wrong!). Kedua, setelah beberapa bulan tinggal disini, suatu hari kamar saya dimasuki maling sehingga saya kehilangan HP dan laptop. Perlu dicatat, maling tersebut bahkan tidak membobol kamar saya yang dalam keadaan terkunci. Pintu kamar saya baik-baik saja, masih dalam keadaan terkunci begitu juga dengan jendela. Pikiran pertama saya : pasti pelakunya orang dalam. Beberapa hari kemudian saya langsung mencari rumah kos lain.

Akhirnya, saya tinggal di rumah kos saya sekarang. Untuk kali ini harganya adalah 900rb/bulan. Rumahnya sangat nyaman, aman, terfasilitasi dengan lengkap, dan dengan teman-teman serumah yang cukup baik. Sampai sejauh ini saya suka rumah kos saya ini dan tidak berencana untuk pindah.

Jadi, total saya sudah tinggal di 3 rumah kos yang berbeda, dengan harga yang juga berbeda-beda. Setiap kali pindah kebetulan saya selalu mendapatkan rumah kos yang harganya lebih mahal dari yang sebelumnya. Masalahnya sekarang, saya baru menyadari bahwa uang bulanan yang dikirimkan oleh ayah saya dari tahun pertama sampai sekarang ternyata besarnya kurang lebih tetap, tidak meningkat seperti harga rumah kos saya. Jadi, kalau kita misalkan besarnya uang yang dikirimkan ayah saya setiap bulan adalah 10 juta, lalu saya gunakan untuk membayar kos sebesar 350 ribu, berarti saya masih punya 9.650.000 untuk biaya hidup selama sebulan. Kemudian, saat saya tinggal di rumah kos kedua, berarti saya masih memiliki 9.300.000 sebagai biaya hidup. Sekarang, saat saya tinggal di rumah kos seharga 900 ribu/bulan berarti saya hanya memiliki 9.100.000 sebagai biaya hidup.

Dengan contoh uang bulanan saya sebesar 10 juta sepertinya ini memang bukan masalah besar. Sayangnya, uang bulanan saya tidaklah mencapai 10 juta, bahkan tidak mencapai setengahnya. Jadilah masalah pembayaran kos ini menjadi kenyataan pahit yang harus saya tanggung setiap bulan. Licik sekali kau, babe! Aaaaah

Tuesday, March 1, 2011

I want this!

Saya terobsesi untuk membeli dress ini. Satu-satunya hal yang menjadi penghalang antara saya dan dia adalah harganya yang cukup mahal.
*Kenyataan pahit yang hampir selalu terjadi di setiap hal yang saya inginkan*




Newest product from : ONLYi

Thursday, February 24, 2011

Jadi seharusnya begini rasanya?


Love is simple. You don't need to pick up beautiful words, or sing a perfect tune of song... You just need to put some smile on your face, tender sights on your eyes, warmth and sufficient strength on your hugging arms. Sun will send you the lights, wind would blow you its refreshing bite, skies turned white, and the world won't turn off the bright. Keep hugging, tight.


Words taken from : Sunflares Plethora

Wednesday, February 23, 2011

Saya suka sesuatu yang manis loh :D

Berawal dari seekor burung hantu yang tidak bisa diam di malam hari.

Kemudian ada emosi yang tidak sengaja tercurahkan dan membuat jengkel.

Kemudian ada mimpi di siang bolong berwarna ungu dan pink.

Kemudian ada makanan-makanan enak dengan teman yang menyenangkan yang menghilangkan semua kejengkelan.

Kemudian ada tulisan di jejaring sosial yang mungkin kurang baik untuk ditampilkan.

Kemudian ada obrolan malam pengisi waktu luang di malam hari dengan seseorang yang mungkin kurang baik untuk diajak mengobrol.

Kemudian ada sebuah pihak yang merasa cemburu atas semua kemudian yang terjadi di atas.

Hahaha.
Tahukah kamu kalau kamu begitu manis karenanya?
:)

Monday, February 21, 2011

19 Februari 2011


Ini dia hasil dari pegel-pegel selama sebulan yang saya nanti-nantikan.
Terima kasih yaaaaa MBWG :)