Thursday, February 24, 2011

Jadi seharusnya begini rasanya?


Love is simple. You don't need to pick up beautiful words, or sing a perfect tune of song... You just need to put some smile on your face, tender sights on your eyes, warmth and sufficient strength on your hugging arms. Sun will send you the lights, wind would blow you its refreshing bite, skies turned white, and the world won't turn off the bright. Keep hugging, tight.


Words taken from : Sunflares Plethora

Wednesday, February 23, 2011

Saya suka sesuatu yang manis loh :D

Berawal dari seekor burung hantu yang tidak bisa diam di malam hari.

Kemudian ada emosi yang tidak sengaja tercurahkan dan membuat jengkel.

Kemudian ada mimpi di siang bolong berwarna ungu dan pink.

Kemudian ada makanan-makanan enak dengan teman yang menyenangkan yang menghilangkan semua kejengkelan.

Kemudian ada tulisan di jejaring sosial yang mungkin kurang baik untuk ditampilkan.

Kemudian ada obrolan malam pengisi waktu luang di malam hari dengan seseorang yang mungkin kurang baik untuk diajak mengobrol.

Kemudian ada sebuah pihak yang merasa cemburu atas semua kemudian yang terjadi di atas.

Hahaha.
Tahukah kamu kalau kamu begitu manis karenanya?
:)

Monday, February 21, 2011

19 Februari 2011


Ini dia hasil dari pegel-pegel selama sebulan yang saya nanti-nantikan.
Terima kasih yaaaaa MBWG :)

Tuesday, February 15, 2011

CG

Sensasi-sensasi kaya yang sedang saya rasakan sekarang tuh emang cuma bisa didapat di satu tempat yang namanya event MBWG :

1. Capek sampe rasanya mau mati kehabisan nafas
2. Badan biru-biru terus pegel-pegel yang sampe cuma bisa tiduran di kasur seharian
3. Bangga karena bisa dateng latihan selalu ontime, yeah jangan harap saya bakal dateng ontime kalo untuk acara lain, hahaha
4. Dan yang paling penting, disini saya selalu ingat untuk tidak mengatakan tidak bisa. Mau gerakan sesusah apapun juga saya tidak pernah mengucapkan kata itu disini, haram hukumnya.

Demi sensasi-sensasi yang tidak saya rasakan di tempat lain itu saya kembali ke unit ini setelah sekian lama vakum dan menghilang. Dan sejauh yang saya ingat, rasanya masih sama persis seperti dulu yang pernah saya rasakan. Ah, sukaaaaa. :)

Padahal, dulu saya daftar ke unit ini juga cuma gara2 iseng. Pas baru masuk ITB kan saya ikut upacara 17an yang hukumnya wajib buat anak baru itu tuh, dan MBWG maen di upacara ini. Salah satu teman saya bilang dia tertarik masuk ke unit ini karena kelihatannya menarik sekali cewe-cewe yang "maenan" bendera itu. Dengan sotoynya saya bilang, "Ah masa sih? Keliatannya gampang gitu". Woahh gara2 kalimat inilah saya ditantang teman saya itu untuk daftar dan mencoba langsung. Dan kalian harus tahu, "maenan" bendera itu memang menarik seperti yang teman saya katakan itu, tapi sama sekali tidak mudah untuk dilakukan. Benar-benar tidak mudah yang berarti sangat susah untuk bisa melakukannya dengan baik dan benar loh. Jadi buat yang seperti saya dulu, yang mengira gerakan-gerakan itu terlihat mudah, silahkan coba sendiri untuk tahu betapa susahnya itu. :D

Jadi, saya tinggal punya waktu sampai akhir minggu ini untuk menikmati sensasi-sensasi di atas itu. Saatnya untuk menarik nafas dalam-dalam, merasakan semuanya, dan menikmati hasilnya di akhir minggu ini nantinya. :)

Thursday, February 10, 2011

Faith

ini adalah keyakinan kami. saat yang ada hanya kami dan langit di atas sana.
matahari adalah harapan.
bintang adalah doa-doa.
matahari untuk sesuatu yang berganti, diinginkan atau tak diimpikan.
bintang untuk segala yang kami simpan dalam hati.
maka kala matahari terbenam, bintang terlahir, sampai matahari terbangun lagi.
.....tertulis pada 13 Mei 2007.....

Tulisan diatas sudah hampir berumur 4 tahun, dan tetap menjadi salah satu tulisan saya yang selalu saya sukai. Karena tulisan diatas mungkin merupakan satu-satunya bukti bahwa dulu saya pernah begitu mempercayai sesuatu. Saya percaya bintang-bintang itu. Saya percaya selalu ada sesuatu yang bisa saya jadikan pegangan, bahkan kalaupun itu hanya sekedar bintang-bintang yang bahkan tak akan pernah bisa saya sentuh.

Entah sejak kapan saya tidak percaya lagi pada bintang-bintang. Apakah semua orang memang sudah pasti akan berubah? Apakah kepercayaan memang tidak pernah kekal? Apakah itu sebabnya saya tidak pernah bisa mengucapkan kata "selamanya" untuk segala sesuatunya? Karena memang tidak ada sesuatu yang "selamanya"? Lagipula memangnya selamanya itu selama apa? Sampai kapan?

*Krisis Kepercayaan*

Tuesday, February 8, 2011

The Best Defense

Menurut saya, ini adalah bentuk pertahanan diri terbaik yang bisa dilakukan oleh seseorang : Jangan terlibat terlalu dalam, dalam kasus apapun.

Seperti kata pepatah, sesuatu yang berlebihan itu tidak pernah menjadi sesuatu yang baik.
Salah satu contoh misalnya, berlebihan dalam mempercayai sesuatu bisa membuatmu menjadi seorang fanatik. Dan itu adalah langkah awal untuk kehilangan akal sehatmu, dimana kamu akan merasa bahwa kepercayaanmu adalah yang paling benar hingga kepercayaan yang lain harus musnah dari muka bumi, apapun caranya.

Contoh yang lain, berlebihan dalam mencintai seseorang sampai ke tingkat yang hanya ada di dongeng dimana kamu bisa bahagia sepanjang hayat dengan pilihanmu. Karena terkadang, kebahagiaan bukan ada di tangan kita untuk kita raih, dan bahagia terkadang bukanlah suatu pilihan. Intinya, terkadang kamu tidak bahagia. Terkadang kamu bisa disakiti. Jadi jangan posisikan dirimu di atas jurang dimana kamu tidak punya pilihan lain selain mati saat akhirnya terjatuh ke tanah. Pilihan terbaik adalah jangan sampai berada di atas jurang itu, jadi kalaupun akhirnya kamu terjatuh, kamu tidak akan mati.

Satu contoh lagi, berlebihan dalam menikmati suatu keadaan. Penah mendengar pepatah yang mengatakan bahwa kita, sebagai manusia perlu untuk belajar hidup susah? Saya pernah mendengarnya dari seseorang, dan menurut saya pepatah ini tepat sekali dan harus selalu diingat. Pernah hidup senang? Rasanya gampang, kan? Ya karena untuk menikmati hidup senang itu memang tidak perlu melalui proses pembelajaran. Siapa sih yang tidak bisa bersenang-senang? Masalahnya adalah jika suatu saat ternyata kehidupan berputar dan kehidupan yang menyenangkan itu menghilang tergantikan oleh kehidupan yang susah, kehidupan yang tidak lagi terlalu menyenangkan untuk dijalani. Kalau kita berlebihan dalam menikmati masa-masa hidup bahagia sebelumnya, kemungkinan besar kita akan mengalami kesulitan dalam menjalani hidup yang satu ini. Kita mungkin tidak akan pernah tahu bagaimana untuk membuat si hidup susah yang kita jalani itu menjadi terasa menyenangkan. Intinya, jadi manusia jangan takabur, merasa hidup akan selalu menyenangkan dan selalu mudah. Who knows what gonna happen next, right?

Dengan semua hal buruk yang mungkin terjadi di hidup kita, rasanya untuk tidak terlibat terlalu dalam memang adalah suatu bentuk pertahanan yang efektif untuk melindungi diri kita sendiri.


PS : Hari ini, 8 Februari 2011, adalah hari ulang tahun kedua saya dan teman-teman dalam satu wadah Geodesi 2007. Selamat ulang tahun, meskipun hari lahir kita memang bukanlah hari paling membahagiakan untuk dirayakan. Hari lahir kita ada untuk diingat, dikenang, dan didoakan. Jangan lupa jaga diri kalian masing-masing. :)