Thursday, September 8, 2011

2 - 7 September 2011

Saya, sama dengan orang-orang lain, sungguh tidak bisa membayangkan apa rasanya menjadi kamu.
Saya mungkin tidak akan pernah bisa mengerti karena tidak berada dalam posisi yang sama denganmu, jadi sebelumnya saya minta maaf karena tidak bisa ikut berbagi rasa denganmu.
Padahal saya pikir, kalau bisa sedikit saja berbagi pasti bebanmu sudah ringan sekarang.

Tapi saya tahu kamu adalah orang yang kuat.
Saya tahu kamu begitu, dan saya sadar kamu dikelilingi oleh orang-orang hebat yang akan selalu melindungi, membantu, dan menjaga kamu.
Karenanya saya tidak lagi khawatir.
Kamu pasti baik-baik saja.

Satu lagi yang saya tahu,
Melihat kamu tersiksa itu menyebalkan.
Membuat saya sesak nafas.
Membuat saya menjelajahi bandara dan menjambangi beberapa kota seorang diri untuk menggapaimu, untuk memastikan kalau kamu baik-baik saja.

Tapi semalam kamu mulai tertawa.
Dan tadi pagi kamu tersenyum saat melihat saya mengenakan baju baru lalu kita memasak nasi goreng bersama.
Kamu tahu bagaimana perasaan saya?
Lega setengah mati.
Bahagia sampai hampir gila.

Jadi maaf kalau saya tidak bisa mengurangi beban kamu.
Maaf kalau saya tidak bisa ikut berbagi sakit.
Tapi saya pasti selalu ada disini kok.
Memastikan kamu tidak sendirian.
:)

No comments: